Mereka dulu ragu, sekarang sudah di sana
Cerita apa adanya dari alumni yang sudah bekerja di luar negeri — lengkap dengan suka, duka, dan harapannya.
Awalnya nggak yakin bisa bahasa Jepang. Dibimbing dari nol sampai lulus JFT-Basic. Sekarang kerja di pabrik makanan dan bisa kirim ke orang tua tiap bulan.
Jadi careworker di panti lansia. Pekerjaannya berat, tapi dihargai. Yang bikin tenang, kalau ada masalah masih ada tim DFA yang bisa dihubungi.
Sekolah vokasi sambil digaji. Tiga tahun lalu cuma lulusan SMK, sekarang pegang sertifikat vokasi Jerman dan kontrak kerja tetap.
Kuliah bahasa sambil kerja part-time. Capek mengatur waktu, tapi belajar mandiri di negeri orang itu pengalaman yang nggak ternilai.
Masuk sektor otomotif. Pelatihannya disiplin, jadi waktu sampai sana nggak kaget sama ritme kerja Jepang.
Dari kampung kecil sekarang merawat lansia di Jepang. Keluarga sempat ragu, tapi setelah lihat legalitasnya jelas, mereka merestui.
Lewat jalur EPS ke Korea. Belajar TOPIK bareng teman-teman seperjuangan bikin semangat. Sekarang kerja di manufaktur.
Jalur keperawatan di Jerman. Prosesnya panjang dan jujur tidak mudah, tapi setiap tahap dijelaskan dengan sabar oleh mentor.
Pilih Taiwan karena biayanya lebih terjangkau dan prosesnya cepat. Buat yang mau mulai dari langkah realistis, ini cocok.
Ingin cerita berikutnya jadi ceritamu?
Tidak ada jalan pintas, tapi ada jalan yang ditemani. Mulai dari obrolan ringan dulu.

